Media AS Ungkap Israel Berencana Bunuh Menlu dan Ketua Parlemen Iran

Anton Suhartono
Pejabat AS meyakini Israel telah merencanakan pembunuhan terhadap para juru runding atau negosiator Iran (Foto: AP)

WASHINGTON, iNews.id - Pejabat Amerika Serikat (AS) meyakini Israel mungkin telah merencanakan pembunuhan terhadap para juru runding atau negosiator Iran. Mereka merupakan pejabat senior perwakilan Iran dalam negosiasi dengan AS.

Surat kabar The New York Times, mengutip keterangan beberapa sumber pejabat AS dan Iran, melaporkan Israel mungkin merencanakan pembunuhan para negosiator utama Iran tersebut pada musim semi lalu.

Pejabat itu menyebut Menteri Luar Negeri (Menlu) Iran Abbas Araghchi dan ketua parlemen yang juga kepala juru runding, Mohammad Bagher Ghalibaf, mungkin masuk dalam daftar target pembunuhan pada April, saat negosiasi gencatan senjata berada di titik penting pada April. Diketahui, AS dan Iran menyepakati gencatan senjata pada 7 April.

Menurut laporan NYT, pemerintahan Trump sangat khawatir akan ancaman Israel tersebut, sehingga dia meminta negara-negara lain di kawasan untuk memperingatkan Iran mengenai kemungkinan tersebut.

Pejabat AS yakin, motif pembunuhan itu adalah merusak kesepakatan gencatan sehingga perang kembali pecah.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Iran Peringatkan AS-Israel Tak Menyerang Prosesi Pemakaman Khamenei: Akan Kami Balas!

57 tahun lalu

Terungkap, AS Sempat Desak Israel Tak Bunuh Menlu dan Ketua Parlemen Iran

57 tahun lalu

Ngeri! Baku Tembak 2 Kelompok Pemuda di Mal, 2 Orang Tewas

57 tahun lalu

Ratusan Pejabat Berbagai Negara Hadiri Pemakaman Ali Khamenei di Teheran, Ada Pejabat Saudi

57 tahun lalu

Trump Klaim Bikin Iran Tak Berkutik: Kita Hancurkan Rudal Iran

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal