Seeprti diketahui, AS dan China bersitegang di berbagai bidang termasuk perdagangan, tuduhan pelanggaran hak asasi manusia (HAM) terhadap kelompok minoritas Muslim Uighur di kamp-kamp Xinjiang, hingga terlibat permasalahan klaim teritorial Beijing di Laut China Selatan.
Wang menyebut dialog via telepon yang baru-baru ini dilakukan Presiden China Xi Jinping dan Presiden AS Joe Biden sebagai langkah positif.
Namun, berbeda dengan tuntutan Wang, pemerintahan Biden justru memilih tetap akan mempertahankan tekanannya kepada Beijing. Biden menyuarakan keprihatinan tentang praktik perdagangan yang sarat tindakan keras dan ketidak adilan oleh Beijing, dan tetap berkeras bahwa China telah melakukan genosida di Xinjiang.
Di luar hal itu, Biden berjanji untuk mengambil pendekatan yang lebih multilateral dan ingin bekerja sama dengan Beijing dalam isu-isu tertentu, seperti perubahan iklim dan upaya membujuk Korea Utara untuk mengalah terkait penggunaan senjata nuklirnya.