Masuk Daftar Pantauan FBI, 12 Tokoh Muslim AS Gugat Departemen Kehakiman

Anton Suhartono
Sebanyak 12 tokoh Muslim AS menggugat Departemen Kehakiman karena dimasukkan dalam daftar orang dalam pemantauan FBI (Foto: Reuters)

Bahkan setelah seserang dihapus dalam daftar, dampak buruk dari pemantauan masih dirasakan seumur hidup.

“Stigma dan kerugian dari penempatan dalam daftar pantauan akan bertahan seumur hidup, bahkan jika tertuduh pada akhirnya memutuskan bahwa seseorang sudah tidak lagi memenuhi standar pemantauan... dan memilih untuk menghapus seseorang dari daftar,” demikian isi gugatan.

Para penggugat menyebut Jaksa Agung AS Merrick Garland, Direktur FBI Christopher Wray, Direktur Dinas Rahasia AS Kimberly Cheatle, Asisten Jaksa Agung Divisi Keamanan Nasional Matthew Olsen, Direktur Intelijen Nasional Avril Haines dan lainnya, sebagai tertuduh.

Para penggugat di antaranya Mohamed Khairullah, wali kota Prospect Park, Negara Bagian New Jersey. Dia diundang oleh Presiden Joe Biden untuk menghadiri perayaan Idul Fitri tahun ini di Gedung Putih, namun dibatalkan pada saat-saat terakhir. 

Selain itu ada pula Michael Migliore, seorang Muslim AS yang tinggal di Arab Saudi; Nidal El Takach, warga Michigan, dan sembilan orang lainnya.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
44 menit lalu

Iran Mulai Operasikan Rudal Balistik Khorramshahr-4, Peringatan untuk AS dan Israel

Internasional
1 jam lalu

Gawat! Militer AS Bersiap di Pangkalan Qatar, Rudal Patriot Dimasukkan Truk

Internasional
3 jam lalu

Diam-Diam AS Terus Kirim Jet Tempur ke Timur Tengah, bakal Tambah 1 Kapal Induk Lagi

Internasional
4 jam lalu

Trump Ancam Iran Lagi: Capai Kesepakatan atau Kami Lakukan Sesuatu Sangat Keras!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal