Masuk Daftar Hitam Kasus Narkoba, Polisi Filipina Ditembak Mati

Rully Ramli
Santiago Rapiz (Foto: Philnews)

Dia menambahkan, Rapiz diduga melindungi gembong narkoba dan turut berperan aktif dalam pengedaran obat terlarang.

Sampai saat ini, hampir 5.000 orang terbunuh terkait program perang narkoba Duterte sejak Juli 2016.

Organisasi perlindungan hak asasi manusia Filipina menyatakan ada ribuan kasus pembunuhan massal di wilayah miskin Filipina. Namun, tuduhan tersebut dibantah kepolisian yang menyatakan bahwa pelaku menolak untuk ditangkap dan melawan.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Brutal! Geng Narkoba Tembak Mati 5 Polisi Jelang Pembukaan Piala Dunia di Meksiko

57 tahun lalu

Gempa M7,8 Filipina Tewaskan 46 Orang, Korban Hilang Juga Bertambah

57 tahun lalu

Kabar Baik, Penyandang Disabilitas Bisa Jadi Polisi di UU Polri yang Baru

57 tahun lalu

Korban Tewas Gempa M7,8 Filipina Jadi 37 Orang, 400 Lebih Luka

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal