Mantan Presiden Tangan Besi Korsel Chun Doo-hwan Meninggal, Begini Sepak Terjangnya

Umaya Khusniah
Mantan presiden Korea Selatan (Korsel), Chun Doo-hwan meninggal di usia 90 tahun. (Foto: Reuters)

Hingga pada tahun 1987, dia mengundurkan diri dari jabatan di tengah demonstrasi besar-besaran mahasiswa yang menuntut pemilihan langsung. 

Mantan komandan militer ini dijuluki 'penjagal Gwangju' karena mengirimkan tentaranya ke Kota Gwangju tahun 1980 untuk membantai demonstran yang terdiri atas mahasiswa pro-demokrasi. 

Namun dia tetap membantah mengirim pasukan ke Kota Gwangju. Sebaliknya, menurut kesaksian para penyintas, mantan perwira militer dan penyelidik, ribuan mahasiswa diyakini telah tewas akibat pembantaian di Gwangju. 

Terkait kudeta, dia berdalih nekat melakukan langkah tersebut demi menyelamatkan bangsa dari krisis politik. 

"Saya yakin saya akan mengambil tindakan yang sama, jika situasi yang sama muncul," kata Chun di pengadilan seperti dilansir dari Reuters.

Akibat kejahatannya tersebut, dia menerima hukuman mati pada 1996. Dia lantas melakukan upaya banding dan mendapat keringanan. Dia pun bebas setelah mendapat pengampunan Presiden Kim Young-sam.

Editor : Umaya Khusniah
Artikel Terkait
Nasional
17 hari lalu

Selain Reza Arap, Polisi Juga Periksa Teman-Teman Lula Lahfah Hari Ini

Seleb
1 bulan lalu

Gilang Dirga Sedih Lihat Anaknya Kehilangan Sosok Kakek: Sudah seperti Sahabat

Nasional
1 bulan lalu

Korban Tewas Bencana di Sumatra Bertambah Jadi 1.154 Jiwa, 165 Orang Masih Hilang

Health
3 bulan lalu

Viral Tikus Berkeliaran di Ruang NICU Rumah Sakit, 2 Bayi Meninggal

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal