Mantan Perwira Militer AS Membelot ke Iran, FBI Gelar Sayembara Rp3,5 Miliar

Anton Suhartono
FBI menawarkan hadiah 200.000 dolar AS atau sekitar Rp3,5 miliar bagi siapa saja yang bisa memberi informasi keberadaan Monica Witt (Foto: FBI)

Sementara itu kasus Witt pertama kali mencuat pada 2019 setelah Departemen Kehakiman AS menuduh Iran merekrutnya untuk menjalankan misi pengumpulan informasi intelijen rahasia.

Baca Juga

Asisten Jaksa Agung AS saat itu, John Demers, mengatakan Witt juga diminta membantu mengidentifikasi seorang perwira intelijen AS yang dinilai dapat membahayakan operasi Iran.

Jaksa penuntut menuduh Witt berkonspirasi dengan sejumlah warga Iran sejak Januari 2012 hingga Mei 2015. Dalam periode tersebut, dia diduga menyerahkan dokumen dan informasi pertahanan nasional AS yang dapat digunakan untuk merugikan kepentingan Amerika sekaligus menguntungkan Iran.

Berdasarkan dokumen dakwaan, pemerintah Iran disebut memberikan berbagai fasilitas kepada Witt untuk mendukung aktivitasnya. Fasilitas itu meliputi tempat tinggal hingga perangkat komputer yang digunakan dalam menjalankan tugas-tugas intelijen.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Timnas Iran Tiba di AS setelah Kesepakatan Damai Diumumkan, Ketegangan Politik Belum Berakhir

57 tahun lalu

Tragis! Pesawat Bawa Penerjun Payung Jatuh, 12 Orang Tewas

57 tahun lalu

Program Rudal Iran Tak Dibahas dalam MoU Kesepakatan Damai dengan AS

57 tahun lalu

Harga Minyak Dunia Anjlok usai AS-Iran Setujui Kesepakatan Damai

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal