Mantan Jenderal Israel Benny Gantz Mundur dari Kabinet Perang Netanyahu

Ahmad Islamy Jamil
Mantan Menteri Pertahanan Israel, Benny Gantz. (Foto: Reuters)

“Jelas Israel tidak menjadikannya (pembebasam tawanan) prioritas, jadi itu adalah terobosan besar pertama ketika Gantz mengindikasikan bahwa dia akan pergi,” kata analis politik Israel, Mairav ​​Zonszein.

Meskipun pemerintahan Netanyahu tidak berada dalam ancaman kehancuran, kepergian Gantz membuat mereka kehilangan satu-satunya “elemen moderat” yang ada di dalam keseluruhan koalisi tersebut.

“Netanyahu hanya akan bergantung pada menteri-menteri sayap kanan, dan belum terlihat peran apa yang akan mereka mainkan,” ucap Zonszein. Salah satu yang berambisi menggantikan posisi Gantz di kabinet perang Israel adalah Menteri Keamanan Nasional Itamar Ben Gvir yang berhaluan ekstremis. 

Netanyahu juga mendapat tekanan yang semakin besar dari sekutu koalisi sayap kanan, yang mengancam akan mundur dari pemerintahan jika dia meneruskan kesepakatan pembebasan sandera yang ditawarkan oleh Presiden AS Joe Biden bulan lalu. Ben Gvir dan pejabat radikal Israel lainnya, Menteri Keuangan Bezalel Smotrich, berkeras bahwa pemerintah tidak boleh membuat kesepakatan apa pun dan harus melanjutkan perang sampai tujuan akhir menghancurkan Hamas tercapai.

Koalisi ekstrem kanan Netanyahu ini berkuasa dengan perolehan mayoritas tipis yaitu 64 dari 120 kursi di Knesset. Dengan kata lain, kelangsungan koalisi pemerintah ini bisa dibilang betul-betul bergantung pada suara kaum sayap kanan.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Murka! Kelompok Hizbullah Bombardir Israel, Serang Tenda Tentara hingga Iron Dome

57 tahun lalu

Prancis Hukum Menteri Radikal Israel Itamar Ben Gvir terkait Penyiksaan Aktivis GSF

57 tahun lalu

AS Kerahkan Banyak Jet Tempur F-22 dan Puluhan Pesawat Tanker ke Israel, Ada Apa?

57 tahun lalu

Pesan Idul Adha, Erdogan Sebut Netanyahu Tiran

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal