Mantan Agen FBI: Dokumen Rahasia AS Bisa Jadi Sengaja Dibocorkan untuk Membingungkan Rusia

Ahmad Islamy Jamil
Ilustrasi dokumen rahasia. (Foto: Pixabay)

WASHINGTON DC, iNews.id – Kebocoran dokumen rahasia AS di media sosial baru-baru ini telah menuai beragam reaksi dari sejumlah kalangan. Namun, muncul pula dugaan bahwa insiden itu memang disengaja oleh Washington DC sendiri.

Presiden Joe Biden atau para pejabat tinggi Amerika lainnya bisa saja menyetujui semua atau sebagian dari kebocoran dokumen milik Departemen Pertahanan AS (Pentagon) baru-baru ini. Kebijakan itu sebagai bagian dari kampanye untuk memberikan informasi yang keliru, yang tujuannya untuk membingungkan Rusia

Asumsi itu diungkapkan oleh pensiunan agen FBI yang juga mantan Penasihat Hukum Divisi Minneapolis, Coleen Rowley, kepada kantor berita Sputnik.

“Kebocoran itu bisa dengan mudah mendapat lampu hijau sampai batas tertentu oleh pejabat yang lebih tinggi, jika bukan yang berpangkat tertinggi, ya Presiden,” kata Rowley, seperti dikutip pada Kamis (13/4/2023). 

Menurut pria yang pernah dinobatkan sebagai salah satu tokoh dalam daftar Persons of the Year 2002 versi Majalah TIME itu, kebocoroan data Pentagon tersebut bisa saja memiliki lebih dari satu tujuan. Terlepas apakah tindakan itu diotorisasi atau tidak.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Kunjungi Wilayah Ukraina yang Direbut Rusia, Putin: Rusia Akan Menang Perang!

57 tahun lalu

Korban Tewas Gempa Venezuela Nyaris 2.300 Orang, AS Kirim 2.000 Tentara Bantu Cari Korban

57 tahun lalu

Rusia Ngamuk Bombardir Kiev Hancurkan Gedung-Gedung, 11 Orang Tewas Puluhan Luka

57 tahun lalu

Putin Puji Trump: Pemimpin yang Tak Mudah Dipengaruhi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal