Malaysia Tahan 6 Kapal China di Perairan Johor, 60 Orang Ditangkap

Ahmad Islamy Jamil
Petugas Badan Penegakan Hukum Maritim Malaysia (MMEA) berpatroli di perairan laut dekat Pulau Langkawi, beberapa waktu lalu. (Foto: AFP)

“Pengelola dan agen kapal penangkap ikan asing disarankan untuk mendapatkan izin yang sah dari Departemen Perikanan Malaysia sebelum melakukan aktivitas di perairan kami, termasuk untuk tujuan perbaikan dan pengisian bahan bakar,” ucapnya.

Kasus tersebut sedang diselidiki di bawah Undang-Undang Perikanan Malaysia. Para nelayan China dikenakan pasal memasuki perairan negara bagian secara ilegal, dengan ancaman denda maksimal 6 juta ringgit Malaysia untuk masing-masing kapal dan; 600.000 ringgit Malaysia untuk setiap anggota awak kapal.

Mr Zulfadli menambahkan, kasus itu juga sedang diselidiki di bawah Undang-undang Pengiriman Perdagangan, khususnya terkait penambatan ilegal. Lewat UU itu, para pelaku bisa didenda hingga 100.000 ringgit atau kurungan penjara, atau; kedua-duanya jika dinyatakan bersalah.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
Internasional
1 hari lalu

Jimmy Lai, Taipan Media dan Aktivis Prodemokrasi Divonis 20 Tahun Penjara di Hong Kong

Internasional
4 hari lalu

Dirawat Sebulan di RS, Mahathir Mohamad Diperbolehkan Pulang 2 Hari

Internasional
5 hari lalu

Perjanjian Nuklir AS-Rusia Berakhir, China Ogah Diseret-seret

Nasional
5 hari lalu

Purbaya Sidak Perusahaan Baja China: Saya Buktikan Kita Tidak Bisa Disogok!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal