Awalnya Malaysia menargetkan ketersediaan vaksin bagi 70 persen populasi.
Menteri Sains Teknologi dan Inovasi Khairy Jamaluddin, dalam cuitan mengatakan, pemerintah telah meneken kesepakatan dengan Covax, Pfizer, dan AstraZeneca, serta merampungkan perjanjian dengan Sinovac, CanSino, dan Gamaleya.
Pemerintah menargetkan ketersediaan vaksin untuk hampir 83 persen populasi. Vaksin itu akan diberikan secara gratis bagi warga Malaysia.