Malaysia Mulai Vaksinasi Covid-19 pada Februari, Gunakan Produk Pfizer sampai Sinovac
Pemerintah, lanjut Muhyiddin, telah menandatangani kesepakatan dengan perusahaan farmasi Inggris, AstraZeneca, untuk mendapat 6,4 juta dosis vaksin Covid-19 yang cukup untuk 10 persen populasi. Artinya saat ini Malaysia sudah mendapat jaminan mendapatkan vaksin untuk 40 persen populasi.
Bulan lalu, pemerintah menandatangani kesepakatan dengan Pfizer untuk mendapat 12,8 juta dosis yang cukup untuk 20 persen populasi, serta dengan Covax untuk menyuntik 10 persen lagi.
Covax merupakan aliansi negara-negara untuk memastikan distribusi global vaksin Covid-19 yang merata.
Selain itu, Malaysia sedang bernegosiasi dengan perusahaan farmasi China, Sinovac dan CanSino, serta Institut Gamaleya Rusia yang membuat vaksin Sputnik V untuk mengamankan vaksin tambahan.
Muhyiddin menyebut, secara total akan tersedia vaksin untuk lebih dari 80 persen penduduk atau 26,5 juta jiwa dengan total biaya 2,05 miliar ringgit atau sekitar Rp