Malaysia Kecam Prancis: Penerbitan Kartun Nabi Bentuk Kebencian Bukan Kebebasan Berekspresi

Arif Budiwinarto
Menteri Luar Negeri Malaysia, Hisammuddin Hussein, menyebut penerbitan kartun Nabi Muhammad di Prancis merupakan bentuk kebencian bukan kebebasan berekspresi. (foto: Strait Times)

KUALA LUMPUR, iNews.id - Pemerintah Malaysia mengeluarkan pernyataan sikap mengenai penerbitan kartun Nabi Muhammad di Prancis. Menurut pemerintah Malaysia, penerbitan tersebut merupakan bentuk kebencian ketimbang kebebasan berekspresi.

Pernyataan tersebut dilontarkan Menteri Luar Negeri Malaysia, Hishammuddin Hussein, merespons kontroversi perkataan Presiden Prancis Emmanuel Macron yang ingin melindungi kebebasan berpendapat dan berekspresi termasuk dalam bentuk karikatur Nabi Muhammad SAW.

Karikatur Nabi Muhammad kembali memicu aksi terorisme di Prancis, pekan lalu seorang guru tewas mengenaskan setelah memberikan pelajaran kebebasan berekspresi dengan menggunakan kartun Nabi sebagai bahan diskusi di kelas. Padahal, dalam Islam menggambarkan Nabi Muhammad menyerupai manusia apapun bentuknya merupakan penistaan.

Insiden itu mendorong gerakan demonstrasi yang menuduh Islam sebagai agama teroris merujuk pada pelaku pembunuhan yang merupakan pemuda 18 tahun etnis Checnya.

Menlu Hisammuddin mengatakan pada prinsipnya Malaysia dengan keras mengutuk retorika yang menghasut dan tindakan provokatif yang berusaha mencemarkan nama baik Islam.

Editor : Arif Budiwinarto
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Viral Raisa dan Chef Prancis Mathis Molinie Liburan Bareng di Jepang? Ini Faktanya!

57 tahun lalu

Hilang Misterius 12 Tahun Silam, Pencarian Pesawat Malaysia Airlines MH370 Diperpanjang Setahun

57 tahun lalu

Prancis Terpanggang! Korban Tewas Gelombang Panas Tembus 1.000 Orang, 85% Lansia

57 tahun lalu

Pesawat Pengangkut Penerjun Payung Jatuh di Prancis, 11 Orang Tewas

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal