Keluarga masih menunggu hasil autopsi yang akan memperkuat dasar hukum untuk mendorong penyelidikan lebih luas.
Sementara itu Kepolisian Diraja Malaysia menegaskan tidak adanya autopsi setelah kematian Zara sebenarnya melanggar protokol. Oleh karena itu kepolisian akan melakukan penyelidikan internal untuk mengungkap apakah ada kelalaian petugas.
Menurut M Kumar, penyelidikan internal akan dilakukan terhadap petugas investigasi dan pengawas.
“Meskipun ada kesepakatan dengan ibu korban, yang menandatangani dokumen untuk tidak melakukan autopsi, petugas investigasi seharusnya bersikeras agar autopsi dilakukan karena kematiannya berada dalam kondisi mencurigakan. Tidak adanya autopsi jelas melanggar SOP," ujarnya, menegaskan.
Dugaan Kasus Bullying
Sementara itu hasil penyelidikan sementara polisi atas kematian Zara mengonfirmasi adanya unsur-unsur bullying di balik kematian remaja itu.