Sebelumnya, pada hari ini juga, Korea Utara meluncurkan rudal balistik jarak pendek ke arah Laut Jepang. Rudal itu menempuh jarak sekitar 650 km pada ketinggian maksimum 50 km sebelum jatuh di luar ZEE Jepang.
Korea Utara telah melakukan delapan kali uji coba peluncuran rudal sejak 25 September. Sementara, jika dihitung sejak awal tahun ini, jumlah pengetasan senjata sejenis oleh Pyongyang sudah lebih dari 20 kali.
Korut telah menekankan bahwa uji coba rudalnya sebagai tanggapan atas penolakan AS dan Korea Selatan untuk menghentikan latihan militer bersama di kawasan Asia Timur. Negara komunis itu menilai tindakan Washington DC dan Seoul telah mengancam stabilitas regional.