Mahkamah Agung Israel Paksa Yahudi Ultra-Ortodoks Ikut Perang Lawan Hamas

Anton Suhartono
Mahkamah Agung Israel akhirnya memutuskan, para mahasiswa seminari Yahudi Ultra-Ortodoks harus mengikuti wajib militer (Foto: Reuters)

TEL AVIV, iNews.id - Mahkamah Agung Israel, Selasa (25/6/2024), akhirnya memutuskan, pemeluk Yahudi Ultra-Ortodoks harus mengikuti wajib militer. Mahasiswa seminari yang sebelumnya dilindungi oleh hukum untuk tak terlibat di militer kini tak bisa lagi menghindar. 

Keputusan Mahkamah Agung Israel ini menambah konflik di internal pemerintahan. Koalisi pemerintahan Perdana Menteri Benjamin Netanyahu diisi oleh dua partai ultra-Ortodoks. Aturan yang sebelumnya mengecualikan anggota mereka mengikuti wajib militer merupakan cara untuk menjaga loyalitas konstituen.

Namun di sisi lain Israel membutuhkan tentara untuk perang. Israel membutuhkan banyak tentara di tengah perang melawan Hamas di Jalur Gaza serta meningkatnya ketegangan dengan Hizbullah Lebanon serta kelompok-kelompok proksi Iran lainnya. 

“Pada puncak perang yang sulit, beban ketidaksetaraan menjadi semakin akut,” bunyi pernyataan Mahkamah Agung Israel, dikutip dari Reuters.

Para pemimpin partai-partai tersebut mengungkapkan kekecewaan atas keputusan tersebut, meski tidak mengeluarkan ancaman langsung terhadap pemerintah. Di sisi lain perekrutan mahasiswa seminari bisa memperluas perpecahan dalam koalisi Netanyahu yang di ambang keruntuhan.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
18 jam lalu

Pasukan Israel Serang Ratusan Umat Kristen Palestina Rayakan Hari Raya St Georgius

Internasional
22 jam lalu

Menteri-Menteri Israel Serukan Warga Yahudi Geruduk Masjid Al Aqsa pada 15 Mei

Internasional
2 hari lalu

Iran: Militer AS Tembak Kapal Sipil Iran di Selat Hormuz, 5 Orang Tewas

Internasional
2 hari lalu

Terungkap! Israel Kirim Iron Dome dan Pasukan ke Uni Emirat Arab untuk Tangkis Serangan Iran

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal