Mahkamah Agung AS Batalkan Tarif Global, Trump Melawan: Saya Berhak!

Anton Suhartono
Donald Trump mengecam putusan MA yang membatalkan tarif global dengan menyebutnya sebagai aib (Foto: AP)

“Saya berhak untuk memberlakukan tarif, dan saya selalu berhak untuk memberlakukan tarif,” ujar Trump, seperti dikutip dari Al Jazeera, Sabtu (21/2/2026).

Meski kalah di MA, pemerintahan Trump menyatakan kebijakan tarif global tidak akan berhenti. Gedung Putih mengklaim masih memiliki dasar hukum lain, yakni Undang-Undang Perluasan Perdagangan Tahun 1962, untuk tetap mengenakan bea masuk.

Beralih ke UU Perluasan Perdagangan 1962

Trump mengatakan akan menggunakan Undang-Undang Perluasan Perdagangan 1962 untuk memberlakukan tarif global sebesar 10 persen selama 150 hari ke depan. Kebijakan ini akan menggantikan sejumlah tarif yang telah dibatalkan oleh pengadilan.

“Kita akan langsung menerapkan 10 persen, secara menyeluruh, yang merupakan hak mutlak untuk dilakukan,” katanya.

Tarif baru tersebut akan dikenakan di atas sejumlah bea masuk yang sudah berlaku, termasuk untuk baja, aluminium, suku cadang otomotif, serta berbagai produk lainnya. Kebijakan tarif 10 persen itu diperkirakan mulai berlaku dalam tiga hari ke depan.

Trump juga menyebut hasil investigasi pemerintahannya menemukan praktik perdagangan tidak adil terhadap AS. Menurut dia, temuan itu menjadi dasar kuat untuk memperluas kampanye tarif terhadap negara-negara mitra dagang.

“Banyak uang yang masuk ke negara kita. Dan selama periode sekitar 5 bulan itu, kita melakukan berbagai investigasi yang diperlukan untuk menerapkan tarif yang adil kepada negara lain,” ujarnya.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Militer AS dan Iran Saling Serang Lagi, Ini Pemicunya

57 tahun lalu

Pemimpin Tertinggi Iran Mojtaba Ajak Negara Muslim Bersatu, Bentuk Tatanan Dunia Baru

57 tahun lalu

Iran Murka! Hujani Pangkalan Militer AS di Kuwait dengan Rudal dan Drone

57 tahun lalu

Israel Serang Gaza saat Idul Adha Tewaskan Puluhan Orang, Hamas: Mereka Ingin Perang Lagi!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal