Mahathir Sebut Perjanjian Dagang Malaysia-AS Rugikan Pribumi, Ini Respons Pemerintah

Anton Suhartono
Malaysia mengomentari tuduhan Mahathir Mohamad bahwa perjanjian dagang dengan AS merugikan kaum pribumi (Foto: Facebook)

Isu Bumiputera Jadi Pusat Polemik

Mahathir sebelumnya mengatakan, perjanjian itu akan membuat Malaysia harus memberikan perlakuan yang sama kepada Amerika terhadap barang-barang yang biasanya mendapat perlindungan khusus untuk bumiputera. Dia juga menuding ada banyak klausul dalam dokumen setebal 400 halaman itu yang berpotensi menyerahkan kekuasaan ekonomi Malaysia kepada AS.

Namun pemerintah menekankan, tidak ada satu pun klausul yang menyinggung penghapusan hak-hak bumiputera secara langsung atau tidak langsung. Zafrul menegaskan kembali kebijakan afirmatif untuk bumiputera tetap menjadi dasar utama dalam kebijakan ekonomi nasional.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
1 jam lalu

Harga Minyak Mentah Melonjak usai Trump Tolak Proposal Damai Iran

Internasional
4 jam lalu

Iran Respons Proposal AS untuk Akhiri Perang, Begini Tanggapan Trump

Internasional
2 hari lalu

Kilang Minyak AS di Lousiana Meledak, Penyebab Masih Misterius

Internasional
2 hari lalu

Konflik AS-Iran Pecah Lagi, Trump: Iran Permainkan Kita!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal