Mahathir Mohamad dan Anwar Ibrahim Tidak Mengakui Pemerintahan Malaysia Saat Ini

Anton Suhartono
Mahathir Mohamad dan Anwar Ibrahim mengeluarkan pernyataan bersama menolak pemerintahan Malaysia saat ini (Foto: AFP)

KUALA LUMPUR, iNews.id - Kisruh politik di Malaysia kembali terjadi. Dua politikus senior yang awalnya berseteru, yakni mantan perdana menteri sekaligus pemimpin Partai Pribumi Bersatu Malaysia (PPBM) Mahathir Mohamad serta Presiden Partai Keadilan Rakyat (PKR) Anwar Ibrahim kini bersatu menolak pemerintahan Perdana Menteri Muhyiddin Yassin.

Dalam pernyataan bersama yang dirilis Sabtu (9/5/2020), keduanya menilai kondisi negara sedang kacau balau, baik dalam hal reformasi institusi, supremasi hukum, dan perekonomian, lantaran ada pihak-pihak di pemerintahan yang ingin menjalankan agenda masing-masing.

“Mandat rakyat telah dikhianati dan pemerintah Pakatan (Harapan) yang runtuh pada Februari lalu saat wabah Covid-19 baru dimulai ingin memberikan pengaruh kepada negara. Pemerintahan saat ini akan melakukan apa saja untuk mengkonsolidasikan kekuasaan. Kami tidak mengakui pemerintahan ini. Prinsip-prinsip kami jelas sejak pertama bahwa pemerintah ini dibentuk dan berdiri tanpa mandat rakyat,” bunyi pernyataan, dikutip dari The Star, Minggu (10/5/2020).

Pernyataan ini disampaikan sekaigus menandai ulang tahun kemenangan koalisi Pakatan Harapan dalam Pemilihan Umum ke-14 pada 2018 lalu yang berhasil menggulingkan Barisan Nasional pimpinan Najib Razak.

Mereka menambahkan, pemerintahan saat ini tidak diperoleh secara sah melalui pemilihan di kotak-kotak suara, serta didasarkan pada keserakahan untuk merebut posisi.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Pilu! Induk Gajah Tolak Tinggalkan Anaknya yang Mati Ditabrak Mobil di Jalanan

57 tahun lalu

Video Viral Turis Bangladesh Kencing di Eskalator MRT, Netizen Syok!

57 tahun lalu

Hilang Misterius 12 Tahun Silam, Pencarian Pesawat Malaysia Airlines MH370 Diperpanjang Setahun

57 tahun lalu

Efisiensi, Malaysia Tambah WFH bagi PNS Jadi 2 Hari Setiap Pekan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal