Mahathir ke PM Australia: Pindahkan Kedutaan di Israel Picu Terorisme

Nathania Riris Michico
PM Malaysia Mahathir Mohamad. (Foto: AFP)

Morison mengatakan kepada Mahatahir, belum ada keputusan yang dibuat oleh Pemerintah Australia. Menurutnya, akan ada proses internal untuk menyelesaikan kebijakan Australia.

Selama berada di Singapura, Mahathir juga mengkritik keras Presiden Amerika Serikat Donald Trump. Dia menyebut presiden Amerika itu sebagai "pengganggu internasional" dan "penjahat" atas kebijakannya yang mengakui Yerusalem sebagai ibu kota Israel.

Sehari sebelumnya, Morrison melakukan pertemuan dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi). Morrison mengatakan Jokowi tidak menghubungkan perjanjian perdagangan bebas yang tertunda dengan isu kedutaan di Israel.

Namun, Menteri Perdagangan Indonesia Enggartiasto Lukita pada pekan ini mengatakan penandatanganan kesepakatan perdagangan bebas itu ditunda karena "isu Palestina".

"Ini tidak diangkat sehubungan (dengan itu). Kami membahas kedua masalah itu," kata Morrison.

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Bos Kartel Narkoba Australia Ditangkap di Bali, Ternyata Anggota Geng Motor Hells Angels

57 tahun lalu

Dramatis! Detik-Detik Penangkapan Anggota Kartel Narkoba asal Australia di Bali

57 tahun lalu

Mau Kabur dari Indonesia, WN Australia Buronan Interpol Ditangkap Imigrasi RI

57 tahun lalu

Menteri Turki Sebut Yerusalem Akan Direbut Umat Islam, Israel Murka

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal