Mahathir ke PM Australia: Pindahkan Kedutaan di Israel Picu Terorisme

Nathania Riris Michico
PM Malaysia Mahathir Mohamad. (Foto: AFP)

SINGAPURA, iNews.id - Perdana Menteri (PM) Malaysia Mahathir Mohamad memperingatkan Australia mengenai dampak bahaya jika nekat memindahkan kedutaannya di Israel dari Tel Aviv ke Yerusalem.

Menurut Mahathir, relokasi kedutaan ke Yerusalem akan menambah penyebab aksi terorisme.

Peringatan itu disampaikan saat pemimpin Malaysia itu bertemu PM Australia Scott Morrison di sela-sela KTT ASEAN di Singapura, kemarin. Mahathir juga menyampaikan peringatan itu kepada wartawan usai pertemuan dengan Morrison.

"Saya menunjukkan, dalam menghadapi terorisme, seseorang harus tahu penyebabnya. Menambah penyebab terorisme tidak akan membantu," kata Mahathir.

Selama pertemuan, kedua pemimpin berdiskusi tentang kerja sama pendidikan, kebijakan kota, kerja sama untuk kontra-terorisme dan masalah komersial. Pada akhir pertemuan, Mahathir, menyuarakan keprihatinan dari Indonesia tentang kebijakan Australia yang mengisyaratkan akan mengakui Yerusalem sebagai ibu kota Israel dan memindahkan kedutaannya.

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
Nasional
2 hari lalu

PM Albanese Pulang ke Australia usai Teken Traktat Keamanan Bersama

Nasional
3 hari lalu

PM Albanese Puji Kepemimpinan Prabowo: Komitmennya Nyata Jaga Keamanan Kawasan dan Dunia

Nasional
3 hari lalu

RI-Australia Teken Traktat Keamanan, Menlu Sugiono: Bukan Pakta Militer

Nasional
3 hari lalu

Teken Perjanjian Keamanan, PM Albanese Tawarkan Perwira TNI Tugas di Militer Australia

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal