Mahasiswa Asing di AS Khawatir Dideportasi

Anton Suhartono
Kampus Harvard di Cambridge (Foto: AFP)

NEW YORK, iNews.id - Mahasiswa asing yang tengah menimba ilmu di kampus-kampus Amerika Serikat (AS) khawatir dengan masa depan mereka.

Otoritas imigrasi dan bea cukai AS (ICE) menerapkan aturan baru mengharuskan mahasiswa asing yang sepenuhnya menerapkan kuliah online untuk pulang ke negara masing-masing terkait wabah virus corona.

Seorang mahasiswa asal Pakistan, Taimoor Ahmed, merupakan satu dari ratusan ribu mahasiswa asing yang menimba ilmu di universitas-universitas AS.

"Saya mungkin akan terpengaruh jika mereka tidak menawarkan kelas pribadi. Saya khawatir ini berpotensi mengubah masa depan dan rencana saya," kata Ahmed, mahasiswa teknologi informasi Universitas Negeri California, Los Angeles, dikutip dari AFP, Kamis (9/7/2020).

Kekhawatiran yang sama disampaikan mahasiswa pascasarjana asal India.

"Sebenarnya saya agak takut," kata seorang mahasiswa pascasarjana India di sebuah universitas besar Texas, yang meminta namanya tidak dipublikasikan.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Jangan Panik! Ebola Tidak Gampang Menular seperti Covid-19

57 tahun lalu

Mutiara Baswedan Raih Gelar Master Harvard, Anies: Alhamdulillah Masa Penuh Perjuangan Tuntas Mereka Lalui

57 tahun lalu

KUR BRI Bantu Warung Asep Bangkit Lagi, Jadi Penyelamat saat Usaha Terpuruk

57 tahun lalu

Thailand Temukan Varian Baru Virus Corona, Berbahayakah?

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal