Macron Ajak Inggris Akui Negara Palestina: Satu-satunya Cara Wujudkan Perdamaian!

Anton Suhartono
Emmanuel Macron mengajak Inggris untuk mengakui negara Palestina (Foto: AP)

Meskipun tekanan dari dalam dan luar negeri semakin kuat, termasuk dari negara-negara Eropa seperti Irlandia, Spanyol, dan Norwegia yang telah secara resmi mengakui negara Palestina, Inggris masih mengambil sikap hati-hati. Padahal, menurut Macron, semakin lama penundaan pengakuan tersebut, semakin memburuk situasi di wilayah Palestina, khususnya akibat pencaplokan wilayah oleh Israel yang terus berlangsung.

“Apa yang telah kita saksikan adalah pencaplokan lebih lanjut di Tepi Barat,” kata Lammy.

Pengamat menilai perbedaan pendekatan antara Inggris dan Prancis ini mencerminkan dilema diplomatik Barat dalam menangani konflik Israel-Palestina. Di satu sisi ada tekanan untuk menunjukkan dukungan terhadap hak rakyat Palestina, namun di sisi lain ada kekhawatiran terhadap dampaknya terhadap hubungan strategis dengan Israel.

Dengan konflik yang terus memanas dan jumlah korban sipil terus meningkat, perdebatan mengenai waktu dan cara pengakuan terhadap Palestina diperkirakan akan menjadi isu politik besar dalam hubungan Eropa dan Timur Tengah dalam waktu dekat.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
3 hari lalu

Lawan Trump, Negara Sekutu Denmark Ramai-Ramai Dirikan Konsulat di Greenland

Nasional
3 hari lalu

Kejagung Terima Laporan Koalisi Sipil soal Genosida Israel di Gaza, bakal Pelajari

Nasional
3 hari lalu

Eks Menlu Hassan Wirajuda: Banyak Kritik soal Board of Peace karena Informasi Belum Utuh

Nasional
4 hari lalu

Wamenlu Ungkap Komite Board of Peace bakal Diisi Teknokrat Palestina

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal