Maafkan Pelaku, Begini Pengakuan Suami Korban Penembakan Selandia Baru

Nathania Riris Michico
Masjid di Christchurch. (FOTO: EPA)

"Dia berteriak 'datang ke sini, cepat', dan dia membawa banyak anak-anak dan perempuan menuju taman yang aman," kata Ahmad.

"Kemudian dia kembali untuk memeriksa saya, karena saya di kursi roda, dan ketika dia mendekati gerbang dia ditembak. Dia sibuk menyelamatkan hidup, melupakan dirinya sendiri," terang Ahmad.

Ahmad (59) yang harus duduk di kursi roda sejak ditabrak oleh pengemudi mabuk pada 1998, percaya dia lolos dari hujan peluru karena pria bersenjata itu fokus pada target lain.

"Orang ini menembak satu orang dua, tiga kali, mungkin itu yang memberi kita waktu untuk pindah, bahkan orang yang mati dia (pelaku) tembak lagi."

Dia tidak melihat istrinya ketika dia meninggalkan masjid dan baru mengetahui istrinya sudah tewas saat seseorang memotret tubuhnya.

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Brutal! Kelompok Bersenjata Serbu Ladang di Nigeria, Tembak Mati 17 Petani

57 tahun lalu

Komnas HAM: Korban Penembakan di Kembru Papua Tengah Bertambah Jadi 12 Orang

57 tahun lalu

Penembakan Dekat Markas Timnas Inggris di Piala Dunia 2026, 9 Orang Terluka 

57 tahun lalu

Pemain Piala Dunia 2026 Paling Tidak Dikenal Mendadak Viral Berkat Media Sosial

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal