Kedua inisiatif itu akan mencakup sejumlah proyek ambisius, termasuk penanaman 10 miliar pohon di Arab Saudi selama dekade mendatang. Jumlah itu setara dengan upaya untuk merehabilitasi sekitar 40 juta hektar lahan terdegradasi.
Inisiatif tersebut diharapkan dapat menambah area yang ditutupi oleh pepohonan saat ini sebanyak 12 kali lipat.
“Saudi Green Initiative juga akan mengurangi emisi karbon lebih dari 4 persen dari kontribusi global, melalui proyek energi terbarukan yang akan menyediakan 50 persen produksi listrik di Kerajaan (Arab Saudi) pada 2030,” tutur MBS.
“Proyek di bidang teknologi hidrokarbon bersih yang akan menghilangkan lebih banyak dari 130 juta ton emisi karbon, selain meningkatkan persentase pengalihan limbah dari tempat pembuangan sampah menjadi 94 persen,” ucap putra mahkota.
Meski masih banyak yang harus dilakukan, kata dia, Kerajaan Arab Saudi bertekad untuk membuat dampak positif bagi kehidupan global yang lestari. Negara padang pasir itu pun akan mulai mengerjakan Inisiatif Hijau Timur Tengah dengan berkoordinasi dengan negara-negara tetangga dan negara-negara Dewan Kerjasama Teluk (GCC) dan Negara-negara Timur Tengah.