Lockdown Lagi, Warga Israel Demo di Tel Aviv

Muhammad Fida Ul Haq
Ilustrasi (Foto: AFP)

TEL AVIV, iNews.id - Ribuan warga Israel memprotes kebijakan lockdown yang diterapkan pemerintah. Lockdown kedua ini diterapkan akibat kenaikan pasien positif Covid-19.

Lockdown tersebut dimulai sebelum Tahun Baru Yahudi, Rosh Hashana, Jumat (18/9/2020). Kebijakan tersebut diterapkan selama tiga pekan.

"Ekonomi jatuh, orang-orang kehilangan pekerjaan, mereka depresi," kata salah satu demonstran Yael di Tel Aviv, seperti dikutip dari AFP, Jumat.

Israel mencatat 172.000 warganya terkonfirmasi positif Covid-19. Sebanyak 1.163 orang meninggal.

Demonstran menganggap kebijakan lockdown di negara berpenduduk sembilan juta jiwa itu berdampak pada kehidupan mereka. Terutama masalah ekonomi.

Editor : Muhammad Fida Ul Haq
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Gawat! Iran Ancam Tutup Total Selat Hormuz

57 tahun lalu

Trump: Israel-Hizbullah Sepakat Hentikan Serangan

57 tahun lalu

Neraca Dagang RI Surplus 5,64 Miliar Dolar AS di April 2026, Rekor 72 Bulan Beruntun

57 tahun lalu

Trump Semprot Netanyahu: Kalau Bukan karena Saya, Anda Akan Dipenjara!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal