Lockdown Virus Corona Berpotensi Sebabkan 7 Juta Kehamilan Tak Dihendaki

Anton Suhartono
UNPFA memperkirakan ada 7 juta kehamilan tak dikehendaki akibat lockdown virus corona (Foto: AFP)

Menurut dia, pandemi virus Covid-19 semakin memperparah kesenjangan sehingga jutaan perempuan berisiko tak bisa merencanakan KB maupun melindungi tubuh dari kesehatan.

Secara global, sekitar 450 juta perempuan di 114 negara berpendapatan rendah dan menengah menggunakan alat kontrasepsi.

UNFPA memperkirakan jika layanan kesehatan masih mengalami gangguan dan lockdown berlanjut selama 6 bulan, sekitar 47 juta perempuan di 114 negara tersebut berpotensi tidak bisa mendapat mengakses alat kontrasepsi modern, sehingga mengakibatkan sekitar 7 juta kehamilan tak dikehendaki.

Selain kehamilan, kekerasan berbasis gender dan praktik membahayakan lainnya juga diprediksi melonjak sampai jutaan kasus. Diperkirakan ada 31 juta kasus tambahan kekerasan berbasis gender dalam 6 bulan.

UNPFA juga memperkirakan ada tambahan 13 juta kasus pernikahan anak pada dekade ini, padahal PBB sudah berupaya menekan praktik tersebut.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Hamil Terlalu Dekat Ternyata Berbahaya, Dokter Ungkap Alasannya! 

57 tahun lalu

Soimah Keguguran Anak Ketiga di Usia 45 Tahun, Tak Sadar Lagi Hamil

57 tahun lalu

Jangan Panik! Ebola Tidak Gampang Menular seperti Covid-19

57 tahun lalu

KUR BRI Bantu Warung Asep Bangkit Lagi, Jadi Penyelamat saat Usaha Terpuruk

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal