Yuschenko menunjuk mantan bos perusahaan energi Yulia Tymoshenko sebagai perdana menteri. Akan tetapi, setelah adanya pertikaian politik di kubu pro-Barat, perempuan itu dipecat dari kursi PM.
2008: NATO menjanjikan Ukraina untuk bergabung dengan aliansi tersebut.
2010: Yanukovich mengalahkan Tymoshenko dalam pemilihan presiden. Rusia dan Ukraina mencapai kesepakatan harga gas sebagai imbalan untuk memperpanjang sewa untuk Angkatan Laut Rusia di pelabuhan Laut Hitam Ukraina.
2013: Pemerintah Yanukovich menangguhkan pembicaraan perdagangan dan asosiasi dengan Uni Eropa pada November. Dia memilih untuk menghidupkan kembali hubungan ekonomi dengan Moskow. Langkah sang presiden memicu demonstrasi massal selama berbulan-bulan di Ibu Kota Kiev.
2014: Aksi protes yang sebagian besar terfokus di sekitar alun-alun Maidan Kiev, berubah menjadi kekerasan. Puluhan pengunjuk rasa tewas.
Februari 2014: Parlemen Ukraina memutuskan untuk memakzulkan Yanukovich—yang sudah lebih dulu melarikan diri dari negara itu. Beberapa hari kemudian, kelompok bersenjata merebut parlemen di wilayah Krimea, Ukraina, dan mengibarkan bendera Rusia.