Para pejabat keamanan menolak menyebutkan sosok yang berhubungan dengan ledakan tersebut, namun CBS News melaporkan polisi menyelidiki Anthony Quinn Warner, pria 63 tahun yang menempati rumah tersebut.
Menurut dokumen, pada 25 November Warner menandatangani penjualan properti tersebut kepada seorang perempuan asal Los Angeles tanpa menyebutkan dana. Dokumen itu ditandatangani oleh Warner, namun tidak oleh perempuan itu.
"Setelah memproses tempat kejadian, kami akan mengetahui bukti dan apa pun yang kami temukan dari rumah ini serta melihat bagaimana temuan itu cocok dengan penyelidikan," kata Juru Bicara FBI Darrell Debusk, dikutip dari Reuters, Minggu (27/12/2020).
"Pada titik ini kami belum siap untuk mengidentifikasi satu orang pun," ujar agen FBI lainnya yang bertanggung jawab atas kasus ini, Doug Korneski.
Dia menmbahkan petugas masih bekerja keras mengidentifikasi tulang yang ditemukan di lokasi ledakan.