BEIRUT, iNews.id – Ledakan dahsyat di Kota Beirut, Selasa (4/8/2020) lalu, membuat Lebanon begitu terpukul. Bagaimana tidak, bencana itu semakin merusak perekonomian negara itu di tengah wabah Covid-19.
Berbagai kalangan internasional pun mulai menawarkan bantuan kepada negeri yang berjuluk Paris dari Timur itu. Bahkan, musuh bebuyutan Lebanon, Israel, dikatakan juga turut menawarkan bantuan kemanusiaan.
Bagi sedikit orang, tawaran pemerintah zionis itu mungkin dimaknai layaknya isyarat niat baik. Akan tetapi, oleh sebagian besar yang lain, sikap Israel itu hanya dipandang sebagai kemunafikan belaka.
Banyak yang menilai, tawaran bantuan kemanusiaan Israel ke Lebanon pascaledakan di Beirut itu tidak mungkin dilakukan. Secara teknis, kedua tetangga tersebut masih berperang. Mereka tidak memiliki hubungan diplomatik dan saling curiga. Bahkan, boleh dibilang hanya permusuhanlah yang bisa menentukan hubungan mereka.
Ketika Kota Beirut porak-poranda setelah ledakan besar Selasa lalu, banyak mata kemudian tertuju pada Israel. Tak sedikit yang menduga bahwa ada peran zionis dalam bencana itu.