Latihan Perang AS-Jepang-Korsel Bikin Situasi Makin Tak Stabil

Anton Suhartono
AS, Jepang, dan Korsel semakin insentif menggelar latihan perang sejak Korea Utara menguji coba rudal balistik pada 29 Novermber lalu (Foto: Reuters)

TOKYO, iNews.id – Panglima angkatan bersenjata Rusia Jenderal Valery Gerasimov menilai latihan militer antara Amerika Serikat, Jepang, dan Korea Selatan, di Semenanjung Korea justru semakin memperkeruh suasana.

Teranyar, ketiga negara itu melakukan latihan bersama selama dua hari untuk mengidentifikasi serangan rudal.

"Menggelar latihan militer di kawasan dekat Korea Utara hanya akan meningkatkan histeria dan membuat suasana menjadi tak stabil," kata Gerasimov, saat bertemu dengan Menteri Pertahanan Jepang, Istunori Onodera di Tokyo, dikutip dari Reuters, Senin (11/12/2017).

Latihan mengidentifikasi serangan rudal ini digelar hanya jeda beberapa hari setelah AS dan Korea Selatan menggelar latihan perang besar-besaran.

Kritik tak hanya datang dari Rusia, tapi juga China. Juru bicara Kementerian Luar Negeri China Lu Kang mengatakan latihan perang ini seperti lingkaran setan.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Nasional
5 jam lalu

Pemerintah Dapat Hibah Kapal Patroli dari Jepang, Nilainya Rp205 Miliar

Internasional
9 jam lalu

Badai Salju Mengganas di Jepang, 46 Orang Tewas Ratusan Luka

Seleb
1 hari lalu

Demi Wajah Awet Muda, Baim Wong Rela Stem Cell di Korea

Seleb
1 hari lalu

Baim Wong Bantah Operasi Plastik di Korea Selatan, Faktanya Mengejutkan!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal