Lagi, Rusia Hancurkan Rudal S-300 Ukraina

Anton Suhartono
Pasukan Rusia kembali menghancurkan rudal S-300 Ukraina menggunakan rudal berpresisi tinggi (Foto: Reuters)

Jika terwujud, Kherson akan menjadi wilayah pertama yang dicaplok Rusia sejak menggelar operasi militer khusus di Ukraina pada 24 Februari.

Sementara itu Kremlin menyatakan semua diserahkan kembali kepada penduduk Kherson untuk memutuskan apakah mereka memang ingin bergabung dengan Rusia atau tidak. 

Gubernur Kherson yang digulingkan oleh pasukan Rusia, Hennadiy Lahuta, ingin wilayah itu segera bebas dari cengkeraman Rusia secepat mungkin. Dia mengklaim, masyarakat Kherson hanya ingin kembali ke Ukraina. 

Rusia pada April lalu mendeklarasikan bahwa mereka telah memperoleh kendali penuh atas Kherson. Wilayah itu memiliki jalur perhubungan darat dengan Semenanjung Krimea, yang direbut Rusia pada 2014.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Iran Bantah Klaim AS Sistem Pertahanannya Hancur: Jangan Percaya Musuh!

57 tahun lalu

Terungkap, Serangan Rudal Iran Hancurkan Hanggar Pesawat Pangkalan Udara Israel

57 tahun lalu

Terungkap! AS Tak Bantu Israel Tangkis Serangan Rudal Iran

57 tahun lalu

Zelensky Kirim Surat ke Putin, Ajak Bertemu 4 Mata Bahas Perang

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal