Lagi, Rusia dan Ukraina Saling Tuduh Tembaki Fasilitas Nuklir Zaporizhzhia 

Umaya Khusniah
Rusia dan Ukraina saling tuduh menembaki PLTN Zaporizhzhia di Ukraina yang dikuasai Rusia. (Foto: Reuters)

Reuters tidak dapat memverifikasi laporan medan perang.

Dikatakan 10 peluru meledak di dekat fasilitas penyimpanan kering untuk bahan bakar nuklir bekas. Sementara tiga lagi di dekat sebuah bangunan yang menampung penyimpanan bahan bakar nuklir baru. Dilaporkan situasi radiasi di pabrik tetap normal.

Sebelumnya, Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky pada Jumat (26/8/2022) mengatakan situasi di Zaporizhzhia 'sangat berisiko' setelah dua dari enam reaktornya terhubung kembali ke jaringan pascapenembakan yang menyebabkan pembangkit terputus untuk pertama kalinya dalam sejarah.

Di hari yang sama, Energoatom mengatakan, dua reaktor pabrik yang berfungsi telah terhubung kembali ke jaringan. Reaktor kembali memasok listrik setelah mereka sepenuhnya terputus pada Kamis (25/8/2022).

Editor : Umaya Khusniah
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Trump Teken MoU Perjanjian Damai, Iran Tegaskan Tak Akan Serahkan Bahan Nuklir

57 tahun lalu

Prabowo Batal Hadiri KTT ASEAN-Rusia, Istana: Fokus Selesaikan Persoalan Dalam Negeri

57 tahun lalu

KTT Rusia-ASEAN, Putin Jamu 11 Pemimpin Negara ASEAN Hari Ini

57 tahun lalu

Pesawat Pengebom Su-24 Ukraina Jatuh saat Misi Tempur, 2 Pilot Tewas

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal