Mesin tersebut berbeda dengan mesin Pratt & Whitney PW4000 yang meledak sehingga menyebabkan kebakaran mesin pada pesawat Boeing 777-200 milik United Airlines, Sabtu (20/2/2021) lalu. Ketika itu, pesawat milik maskapai AS tersebut terpaksa putar balik ke Bandara Internasional Denver, Colorado, AS setelah lepas landas menuju Hawaii.
Pesawat Boeing 777-300ER yang dioperasikan oleh Rossiya Airlines dilengkapi mesin General Electric GE90-115B. Badan Federal untuk Angkutan Udara Rusia (Rosaviatsiya) pada Rabu kemarin mengatakan, pihaknya tidak berencana untuk menghentikan sementara pesawat itu seperti negara lain.
Sementara, United Airlines baru-baru ini memutuskan menyetop sementara semua penerbangan Boeing 777 sebanyak 24 pesawat aktif. Langkah itu diikuti Jepang, yang juga memutuskan untuk menghentikan sementara semua penerbangan pesawat Boeing 777, sambil mempertimbangkan tindakan apa yang harus diambil.