Tiga pejabat AS yang meminta identitas mereka dirahasiakan mengatakan kepada CNN, kekhawatiran yang sama juga menghinggapi pemerintah Israel.
Bahkan serangan yang dilancarkan Hizbullah ke Israel semakin membabi-buta, melibatkan satu skuadron drone serta ratusan roket. Ini sebagai pembalasan atas kematian komandan senior Hizbullah akibat serangan udara pasukan Zionis.
“Kami menilai setidaknya beberapa (baterai Iron Dome) akan kewalahan,” kata seorang pejabat senior pemerintahan Presiden Joe Biden.
Sementara itu seorang pejabat Israel mengatakan, beban yang harus ditanggung Iron Dome semakin berat jika Hizbullah melancarkan serangan rudal berpresisi tinggi yang lebih sulit dicegat. Selama ini Hizbullah lebih sering menyerang menggunakan drone dan roket tak berpemandu.
Hizbullah diperkirakan memiliki lebih dari 150.000 rudal dan roket, termasuk ribuan senjata berpemandu presisi dan serangkaian drone. Beberapa di antara senjata itu sudah berteknologi canggih yang dipasok oleh Iran.