Lagi, Erdogan Bandingkan Netanyahu dengan Adolf Hitler

Anton Suhartono
Recep Tayyip Erdogan membandingkan Benjamin Netanyahu dengan Adolf Hitler (Foto: AP)

Perjanjian Sykes-Picot merupakan kesepakatan rahasia antara Inggris dan Prancis pada 1916 melalui persetujuan Uni Soviet dan Italia. Isinya menetapkan lingkup pengaruh dan kendali yang disepakati bersama dalam pembagian wilayah penginggalangan kekuasaan khalifah Utsmaniyah di Timur Tengah setelah Perang Dunia I. Hasilnya membagi wilayah tersebut menjadi zona pengaruh Inggris dan Prancis yang memicu kebencian dan berkontribusi terhadap konflik di Timur Tengah sampai saat ini.

Perjanjian ini diberi nama sesuai tokoh negosiator Sir Mark Sykes dan François Georges-Picot. 

Erdogan beberapa kali membandingkan Netanyahu dengan Hitler. Salah satunya pada akhir 2023 yang memicu perang kata-kata pejabat kedua negara.

Erdogan menyebut Netanyahu tak ada bedanya dengan Hitler terkait serangan brutal Israel ke Gaza. Menurut Erdogan, serangan brutal Israel itu tak berbeda dengan perlakuan pasukan Nazi Jerman terhadap orang-orang Yahudi saat Perang Dunia.

"Mereka selalu berbicara buruk tentang Hitler. Apa bedanya Anda dengan Hitler? Mereka akan membuat kita merindukan Hitler. Apakah yang dilakukan Netanyahu ini kurang dari apa yang dilakukan Hitler? Sebenarnya tidak," kata Erdogan, saat itu.

Belum cukup, Erdogan lalu membandingkan Netanyahu dengan Hitler. Disebutkan Netanyahu lebih beruntung daripada Hitler karena mendapat bantuan dari negara Barat.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
4 hari lalu

Netanyahu Unggah Video Baru Sapa Warga usai Dituding Pakai AI, Cincinnya Bikin Netizen Curiga

Internasional
5 hari lalu

Mark Levin Retweet Cuitan soal Netanyahu akan Dikenang dalam Sejarah, Benarkah Tewas?

Internasional
5 hari lalu

Serangan Iran Makin Ganas, Kantor Netanyahu Nyaris Dihantam Rudal

Internasional
6 hari lalu

Netanyahu Rilis Video Bantah Tewas Dibom Iran, Tunjukkan Jarinya Masih Utuh

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal