Kritikus Vladimir Putin Diracuni Pakai Novichok, Kremlin: Tak Ada Alasan Salahkan Rusia

Anton Suhartono
Dmitry Peskov (Foto: AFP)

Dia menambahkan, pemerintah ingin mengetahui apa yang terjadi pada Navalny. Menurut dia, tak ada pihak yang diuntungkan dengan meracuni pria 44 tahun itu.

"Saya kira tidak ada yang diuntungkan dari ini," kata Peskov.

Pada Rabu (2/9/2020), Jerman mengumumkan Navalny diracuni menggunakan Novichok, zat kimia yang sama digunakan untuk menghabisi mantan agen ganda Sergei Skripal dan putrinya, Yulia, di Inggris pada 2018.

Navalny ambruk setelah naik pesawat dan sempat dirawat di rumah sakit Omsk sebelum diterbangkan ke Berlin untuk melanjutkan perawatan.

"Dia masih koma tetapi berangsur membaik," kata dokter yang merawatnya.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
3 hari lalu

Mengenal Perjanjian Nuklir AS-Rusia New START yang Sudah Tak Berlaku

Internasional
4 hari lalu

Trump Tolak Tawaran Putin Perpanjang Kesepakatan Nuklir AS-Rusia New START

Internasional
4 hari lalu

Perjanjian Nuklir AS-Rusia Berakhir, China Ogah Diseret-seret

Internasional
4 hari lalu

Perjanjian Senjata Nuklir AS-Rusia New START Berakhir, Ini Kata Trump

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal