MANILA, iNews.id - Korban tewas Topan Goni kembali bertambah menjadi 16 orang. Otoritas provinsi memperkirakan korban bisa mencapai ribuan jika pemerintah tidak segera melakukan evakuasi yang sesuai.
Topan Goni menghantam Filipina pada Minggu (1/11/2020) dini hari waktu setempat. Pulau Catanduanes di dekat Provinsi Albay menjadi wilayah paling terdampak topan yang membawa angin berkecepatan 225 km/jam.
Otoritas setempat melaporkan 16 orang tewas serta ribuan rumah hancur diterjang topan terkuat di Asia sepanjang tahun 2020 ini. Hujan lebat serta angin kencang menyebabkan banjir bandang serta tanah longsor.
Tiang-tiang listrik serta menara komunikasi roboh mengakibatkan terputusnya aliran listrik serta telekomunikasi di hampir seluruh wilayah selatan Pulau Luzon--pulau dengan populasi terpadat di Filipina.
"Kami mengalami dampak sangat parah disebabkan topan ini di banyak wilayah di Pulau Cantanduanes dan Albay," kata Richard Gordon, Kepala Palang Merah Filipina, dikutip dari AFP, Senin (2/11/2020).