China Akan Kuasai Filipina Terlebih Dulu Jika Perang dengan AS Pecah di Pasifik

Arif Budiwinarto
Foto dua kapal penjelajah berpeluru kendali milik Angkatan Laut AS di Laut China Selatan pada bulan April. AS memiliki perjanjian pertahanan dengan Filipina yang mengikat kedua negara untuk saling membantu jika salah satu diserang. (foto: SCMP)

FILIPINA, iNews.id - China akan menargetkan Filipina untuk dikuasai jika perang dengan Amerika Serikat pecah. Alasannya, lokasi negara Filipina di antara dua laut lepas, Laut China Selatan dan Samudera Pasifik.

Pernyataan tersebut disampaikan mantan Kepala Angkatan Bersenjata Filipina, Emmanuel Bautista, dalam forum daring yang diselenggarakan Gerakan Pemuda Nasional untuk Laut Filipina Barat minggu lalu. Menurut Bautista, Filipina akan berada di tengah-tengah dua kekuatan besar bila China dan Amerika Serikat berperang.

China diketahui memiliki pangkalan serta konsentrasi armada kapal perang di Laut China Selatan, sedangkan Amerika Serikat memiliki pangkalan di kawasan Pasifik yang terletak di Pearl Harbour, Hawaii, serta beberapa negara Oseania.

"Lokasi strategis kepulauan Filipina di jalur menghubungkan Laut China Selatan dan Samudera Pasifik menjadikannya "medan utama (peperangan)," katanya dikutip dari South China Morning Post, Jumat (30/10/2020).

Filipina memiliki sejumlah "jalur perang"

Editor : Arif Budiwinarto
Artikel Terkait
Internasional
3 jam lalu

Terungkap, Masih Ada Bom AS di Fasilitas Nuklir Iran yang Belum Meledak

Internasional
2 hari lalu

Posting-an Video Barack Obama Bertubuh Monyet, Trump: Bukan Salah Saya!

Internasional
2 hari lalu

Trump Puas Negosiasi Nuklir dengan Iran: Mereka Siap Capai Kesepakatan!

Internasional
2 hari lalu

Trump Dilaporkan Gelar Pertemuan Perdana Dewan Perdamaian Gaza pada 19 Februari

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news