Korban Tewas Gempa Jepang Jadi 30 Jiwa, Tim Penyelamat Berpacu dengan Waktu

Ahmad Islamy Jamil
Sebuah rumah ambruk dan menimpa mobil setelah gempa bermagnitudo 7,6 melanda Jepang Tengah, Senin (1/1/2024). (Foto: Reuters)

“Pencarian dan penyelamatan mereka yang terkena dampak gempa adalah perjuangan melawan waktu,” kata Perdana Menteri Fumio Kishida dalam pertemuan darurat bencana pada Selasa (2/1/2024). 

Kishida menuturkan, tim penyelamat merasa sangat sulit mencapai ujung utara Semenanjung Noto karena jalan-jalan yang rusak. Survei helikopter telah menemukan banyak kebakaran dan kerusakan luas pada bangunan dan infrastruktur di wilayah itu. 

Pihak berwenang di Ishikawa mengatakan, mereka telah memastikan 30 orang tewas akibat gempa tersebut sejauh ini. Setengah dari korban jiwa tersebut berada di Kota Wajima yang terkena dampak paling parah, dekat pusat gempa. 

Petugas pemadam kebakaran berjuang memadamkan api di beberapa kota dan berusaha menyelamatkan lebih banyak orang yang terperangkap di gedung-gedung yang runtuh, menurut dinas pemadam kebakaran dan Badan Penanggulangan Bencana Jepang. 

Lebih dari 140 gempa susulan telah terdeteksi sejak gempa pertama terjadi pada Senin kemarin, menurut Badan Meteorologi Jepang (JMA). Badan tersebut juga memperingatkan guncangan yang lebih kuat dapat terjadi dalam beberapa hari mendatang.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Mulai 1 Juli 2026, Visa Jepang Resmi Naik Drastis Jadi Rp1,7 Juta

57 tahun lalu

Catat! Biaya Visa Masuk Jepang Naik 5 Kali Lipat, Jadi Rp1,7 Juta

57 tahun lalu

Gempa Dahsyat M7,8 Filipina, Warga Syok Dasar Laut kini Jadi Daratan

57 tahun lalu

Gempa Terkini M5,0 Guncang Kaur Bengkulu, BMKG: Tak Berpotensi Tsunami

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal