Sejak Siklon Ditwah melanda Sri Lanka pada Rabu pekan lalu, sekitar 1,12 juta penduduk dari 309.607 KK terdampak. Pihak berwenang mendirikan 1.275 pusat bantuan dan menyediakan tempat penampungan bagi 180.499 orang yang mengungsi.
Sementara itu militer terus melakukan operasi udara dan darat untuk mengevakuasi warga yang terjebak. Operasi penyelamatan dilakukan melalui udara menggunakan helikopter.
Sebuah helikopter Angkatan Udara (AU) Sri Lanka jatuh pada saat melakukan operasi bantuan bencana pada Minggu (30/11/2025). Beruntung, seluruh kru berhasil diselamatkan dan dibawa ke rumah sakit.
Pemerintah juga menghentikan kegiatan akademik di seluruh perguruan tinggi dan pusat pelatihan vokasi di bawah Kementerian Pendidikan, Pendidikan Tinggi, dan Pendidikan Vokasi hingga 8 Desember.