Korban Tewas Banjir Sri Lanka jadi 334 Orang dan 374 Hilang, Bantuan Mengalir dari Banyak Negara

Anton Suhartono
Korban tewas banjir dan tanah longsor di Sri Lanka bertambah menjadi 334 orang hingga Senin (1/12) (Foto: AP)

KOLOMBO, iNews.id - Korban tewas akibat banjir dan tanah longsor di Sri Lanka bertambah menjadi 334 orang hingga Senin (1/12/2025), melonjak drastis dibandingkan laporan sebelumnya, 212. Korban yang masih hilang juga bertambah menjadi 370 orang.

Beberapa negara, seperti China dan Australia, mengumumkan bantuan kepada Sri Lanka. Kedutaan Besar China di Sri Lanka mengumumkan bantuan tunai darurat sebesar 100.000 dolar. Nepal juga menjanjikan bantuan 200.000 dolar untuk mendukung operasi bantuan dan pemulihan di daerah-daerah terdampak banjir.

Australia telah mengumumkan bantuan sebesar 1 juta dolar Australia juga untuk mendukung upaya tanggap darurat dan pemulihan. 

Sementara India mengirim tim yang terdiri dari 80 anggota untuk membantu masyarakat terdampak.

Operasi pencarian dan penyelamatan terus berlanjut di beberapa wilayah yang dilanda banjir dan tanah longsor. Dampak kerusakan meluas di penjuru Sri Lanka akibat terjangan Badai Siklon Ditwah.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Tanah Longsor di Benhil Jakpus, 1 Rumah Warga Rusak Parah

57 tahun lalu

Sumatra-Jawa Berpotensi Dilanda Cuaca Ekstrem, Waspada Banjir Bandang hingga Longsor

57 tahun lalu

Menteri Energi Sri Lanka Mundur di Tengah Krisis, Dituduh Korupsi Impor Batubara

57 tahun lalu

Sri Lanka Tolak Izin Mendarat 2 Jet Tempur AS Bawa Rudal

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal