Korban Meninggal Tembus 180.000 Jiwa, WHO: Krisis Corona Masih Akan Panjang

Ahmad Islamy Jamil
Direktur Jenderal WHO, Tedros Adhanom Ghebreyesus. (Foto: AFP)

“Jangan salah, kita masih harus menempuh jalan panjang. Virus ini akan bersama kita untuk waktu yang lama,” ucap Tedros dalam konferensi pers virtual, kemarin.

“Sebagian besar negara masih dalam tahap awal epidemi mereka. Dan beberapa yang terkena dampak awal pandemi sekarang mulai melihat kebangkitan dalam kasus,” tuturnya.

Eropa sebagai wilayah terdampak paling parah di dunia, menunjukkan peningkatan jumlah kasus kematian akibat Covid-19 yang menkhwatirkan sehingga kini telah mencapai 110.000 jiwa. Ini menjadi catatan sejarah suram sendiri bagi Benua Biru.

Berita Lain Bisa Dibaca di Okezone.com:WHO Peringatkan Merebaknya Wabah Demam Kuning di Ethiopia

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Purbaya Jamin Fundamental Ekonomi Kokoh: Indonesia Tidak Sedang Menuju Krisis!

57 tahun lalu

1.300 Orang Meninggal Dunia Imbas Gelombang Panas di Eropa, Prancis Terpanggang!

57 tahun lalu

Prancis Terpanggang! Korban Tewas Gelombang Panas Tembus 1.000 Orang, 85% Lansia

57 tahun lalu

1.000 Orang Lebih Terinfeksi Ebola dalam Sebulan, Ratusan Pasien Meninggal Dunia

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal