Kontroversi KTT G20 2026, Bisakah Amerika Tendang Afrika Selatan sebagai Anggota Tetap?

Anton Suhartono
Keputusan Donald Trump tak mengundang Afrika Selatan dalam KTT G20 2026 di Florida, AS, memicu polemik (Foto: AP)

Pemerintah Afrika Selatan menjelaskan, serah terima dilakukan secara formal di kantor diplomatik, karena AS memilih tidak hadir secara penuh.

Namun Trump memanfaatkan insiden ini untuk menyerang Afrika Selatan. Alasan lain kerap disampaikan Trump yakni menuduh Afrika Selatan melakukan praktik genosida terhadap warga kulit putih serta merampas tanah mereka.

Afrika Selatan membantah semua tuduhan itu dan menyebut Trump menggunakan “informasi palsu dan distorsi”.

Risiko Pecahnya G20

Beberapa pejabat Afrika Selatan bahkan menyerukan agar negara-negara G20 menekan AS secara kolektif demi menjaga integritas forum. Ada kekhawatiran bahwa KTT tanpa salah satu anggota bisa merusak struktur G20, preseden itu bisa digunakan lagi pada negara lain, forum dapat berubah menjadi arena tekanan geopolitik, bukan dialog ekonomi.

Jika Trump bersikeras, G20 2026 bisa menjadi momen paling kontroversial dalam sejarah organisasi itu.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Teken Perjanjian Damai dengan AS, Dubes Iran: InsyaAllah Kita Dapatkan Perdamaian Permanen

57 tahun lalu

AS Mulai Tarik 5.000 Tentara dari Jerman, Imbas Ketegangan dengan NATO soal Iran

57 tahun lalu

AS Kendalikan Aset Iran Rp1.870 Triliun, Kalau Dicairkan Harus Dipakai Beli Pangan Produk Amerika

57 tahun lalu

Pakistan: Ada Pihak yang Ingin Gagalkan Perdamaian AS-Iran

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal