BANGKOK, iNews.id – Konflik bersenjata antara Thailand dan Kamboja memasuki babak baru yang lebih brutal dan berbahaya. Pada Jumat (25/7/2025), pasukan darat dari kedua negara mulai dikerahkan secara masif, termasuk penggunaan tank dan kendaraan tempur berat di sepanjang wilayah sengketa perbatasan.
Hingga hari kedua pertempuran, bentrokan bersenjata belum menunjukkan tanda-tanda mereda. Bahkan, eskalasi meningkat tajam dengan keterlibatan peralatan militer berat dari kedua belah pihak.
Tank-Tank Mulai Dikerahkan
Menurut laporan militer Thailand, pasukan daratnya mulai bergerak menggunakan tank dan kendaraan lapis baja untuk menahan gempuran artileri dan roket Kamboja. Hal serupa juga terjadi di pihak Kamboja yang terlihat mengerahkan sistem roket BM-21 dan senjata berat lainnya ke area garis depan.
Pertempuran berlangsung di sedikitnya enam titik panas, termasuk di sekitar dua kuil kuno yang menjadi bagian dari sengketa teritorial.
“Saya tinggal sangat dekat dengan perbatasan. Kami takut karena mereka mulai menembak lagi sekitar pukul 6,” ujar Pro Bak (41), warga Kamboja yang mengungsi bersama keluarganya ke sebuah kuil Buddha.