Juru bicara militer Houthi, Yahya Saree, bersumpah akan membalas serangan pasukan Yaman terhadap bandara Sanaa.
Houthi menggulingkan pemerintahan Yaman yang sah dan merebut Ibu Kota Sanaa, memicu perang saudara sejak Januari 2015. Perang tersebut turut melibatkan pasukan koalisi di bawah kepemimpinan Arab Saudi, yang membela pemerintahan sah Yaman, melawan kelompok Houthi. Saudi dan Houthi kemudian menyepakakti gencatan senjata pada Maret 2022.
Saat ini kedua pihak masih mengeklaim sebagai penguada di Sanaa, meski secara fisik ibu kota Yaman itu dikendalikan Houthi.