LONDON, iNews.id - Pemimpin tertinggi IranAyatollah Ali Khamenei dilaporkan akan mundur karena masalah kesehatan. Dia menyerahkan jabatan kepada putranya, Mojtaba Khamenei (51).
Kabar ini disampaikan seorang jurnalis, Momahad Ahwaze, melalui cuitan, Sabtu (5/12/2020) malam, mengutip pernyataan sumber di pemerintahan.
Ahwaze mengungkap, Mojtaba siap mengambil alih posisi ayahnya dan mengarahkan negara di tengah meningkatnya ketegangan dengan Israel dan Amerika Serikat pasca-pembunuhan ilmuwan nuklir terkemuka Mohsen Fakhrizadeh.
Ahwaze menyebutkan dalam cuitan, sumber itu mengatakan kesehatan Khamenei sangat memprihatinkan.
"Presiden Iran Hassan Rouhani sedianya bertemu dengan Pemimpin Iran Khamenei pada Jumat lalu. Pertemuan dengan Presiden Rouhani ini dibatalkan karena memburuknya kondisi kesehatan Khamenei," demikian posting-an Ahwaze, seperti dilaporkan kembali The Sun, Minggu (6/12/2020).