Komandan Militer AS di Irak Kisahkan Dahsyatnya Serangan Rudal Iran

Anton Suhartono
Foto satelit menunjukkan kondisi pangkalan militer Ain Al Asad setelah dihujani rudal Iran (Foto: AFP)

Dia bisa merasakan kekuatan rudal meskipun berada di bunker yang terlindung sangat kuat jauh di dalam tanah.

"Ada sesuatu yang tidak wajar di udara. Cara rudal itu bergerak, panasnya, dan gelombang kejut yang datang," tuturnya.

Guncangannya juga mendobrak pintu yang tertutup berkali-kali.

Dia melanjutkan, serangan pertama terjadi pada pukul 01.35 dan berlangsung sampai 3 jam berikutnya. Ada lima kali serangan di mana setiap serangan melibatkan beberapa rudal.

Meski demikian, Garland mengaku sudah terbiasa dengan adanya ledakan di Irak. Setelah beberapa kali ledakan, dia sudah bisa menenangkan diri.

Serangan berhenti sekitar pukul 04.00, komandan dan tentara lalu keluar dari bunker dan mendapati pangkalan dalam luluh lantak. Ada belasan titik yang dihantam rudal, namun ajaibnya tidak ada korban.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Menteri Radikal Israel Ben Gvir Batal ke AS, Dipersulit Dapat Visa?

57 tahun lalu

Acuhkan Trump, Israel Tolak Tinggalkan Lebanon meski AS-Iran Berdamai

57 tahun lalu

AS Sebut Iran Bisa Hidup Senang jika Penuhi Syarat-Syarat Ini, Apa Saja?

57 tahun lalu

Wapres AS Sebut Iran Bisa Dapat Banyak Manfaat jika Mau Berdamai, tapi...

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal