Komandan Batalion Chechnya Ini Sebut Ramzan Kadyrov Pengkhianat yang Sudah Dibeli Putin

Ahmad Islamy Jamil
Pemimpin Republik Chechnya Rusia, Ramzan Kadyrov. (Foto: Reuters)

“Batalion kami terdiri atas lebih dari 100 pria bersenjata. Mereka dianggap sebagai pasukan elite yang ditempatkan di titik-titik perang,” ungkap Sheikh Mansur.

Dia menuturkan, pada awal agresi Rusia di Ukraina, batalionnya dikerahkan di pinggiran Ibu Kota Kiev. Mereka lalu dipindahkan saat pertempuran semakin intensif dan diberi posisi garis depan.

Mereka kini hadir di Kota Mariupol yang terkepung dan daerah-daerah lain di mana pertempuran terus meningkat yang tidak dapat diungkapkannya.

“Kami melakukan operasi khusus seperti pemasangan ranjau, serangan taktis, penyergapan, dan kami juga mengamankan posisi-posisi tertentu,” ujarnya.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
57 tahun lalu

AHY Pimpin Konsultasi Bilateral, RI-Rusia Siap Perkuat Kerja Sama Perkapalan dan Sektor Maritim

57 tahun lalu

Kecam Israel, Rusia: Lebanon Akan Mengalami Nasib yang Sama seperti Gaza

57 tahun lalu

AHY Temui Diaspora di Rusia, Ajak Kolaborasi Dukung Program Pembangunan

57 tahun lalu

Ngamuk! Rusia Bombardir Kiev Ukraina, Hancurkan Gedung Apartemen 24 Lantai

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal