Komandan Batalion Chechnya Ini Sebut Ramzan Kadyrov Pengkhianat yang Sudah Dibeli Putin
“Sayangnya, Kadyrov adalah pengkhianat, dan tentu saja jika Anda bertanya kepada kami tentang hal itu, kami tidak akan pernah mengizinkan seseorang seperti Kadyrov untuk mewakili rakyat Chechnya,” kata Sheikh Mansur.
“Kami adalah orang yang berpikiran terbuka, mencintai kebebasan, dan kami memberikan bantuan kepada siapa pun yang membutuhkan. Kami tidak akan pernah mengatakan bahwa kami adalah tentara atau budak siapa pun,” ucapnya.
Batalion Sheikh Mansur telah hadir di Ukraina sejak 2014, ketika perang dua negara bekas Uni Soviet itu dimulai. Menurut Sheikh Mansur, dia dan tentaranya juga diundang oleh pasukan Ukraina untuk berperang melawan Rusia. Dia pun menyatakan kesediaannya, namun menegaskan bahwa batalion itu melakukannya di bawah bendera nasional mereka sendiri, yakni Ichkeria.
“Tentu saja, kami mengoordinasikan semua tindakan kami dengan pasukan Ukraina saat kami berjuang bersama melawan musuh bersama, kejahatan bersama,” kata dia.
Menurut dia, pasukan Ukraina telah melengkapi batalionnya dengan persenjataan yang diperlukan untuk melawan serangan Rusia di negara yang sedang dilanda perang itu.