Kisah Warga Gaza Tempuh Puluhan Km demi Makanan, Bisa Dibom Israel Kapan Saja

Anton Suhartono
Warga Gaza dilanda kelaparan akut, mereka harus berjalan puluhan km di bawah ancaman pengeboman Israel, untuk mendapatkan makanan (Foto: AP)

Majeed Dabbour, warga Gaza Utara, mengatakan dia menghabiskan waktu 2 jam menuju rumah salah satu kerabat di kamp pengungsi Nuseirat, Gaza Tengah, untuk mendapatkan tepung gandum. Dia beruntung bisa menggunakan becak motor.

Bahaya selalu mengintai siapa pun yang berpindah dari utara ke selatan sehingga warga menghindari penggunaan mobil atau truk.

“Rute pesisir adalah satu-satunya jalan terbuka, tapi kendaraan apa pun yang melaju di jalan itu bisa menjadi sasaran penembakan tentara Israel. Itulah sebabnya kami terpaksa menggunakan kendaraan primitif,” kata Dabbour.

Abdul Hamid, warga lainnya, menyebut perjalanannya dari Gaza Utara ke Gaza Tengah sebagai risiko penuh bahaya.

"Kami mengucapkan syahadat sebelum berangkat. Kapal-kapal Israel berada di laut, di belakang kami, dan tank-tank berada di depan. Di atas kami, pesawat-pesawat Israel berterbangan. Kami mungkin bisa dibom kapan saja," kata Abdul Hamid.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

10.000 Lebih Jenazah Warga Gaza Masih Terkubur di Reruntuhan, Terancam Tak Bisa Diidentifikasi

57 tahun lalu

Israel Gempur Lebanon Bikin Iran Murka, Trump: Seharusnya Tak Terjadi

57 tahun lalu

Iran Pertanyakan Kesepakatan Damai dengan AS usai Israel Serang Lebanon Lagi

57 tahun lalu

Menteri Radikal Israel Smotrich Serukan Penghancuran Gedung-Gedung di Ibu Kota Beirut

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal